<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2120">
<titleInfo>
<title>karakteristik mekanik variasi temperatur pada proses fairing mild steel grade A</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nur Yanu Nugroho, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muntaha Aridy Syafitra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii, 81 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Proses  fairing  merupakan suatu metode yang dilakukan untuk memperbaiki sifat keuletan  dan  ketangguhan  suatu  pelat  setelah  ditekuk  dingin,.  Perbaikan  sifat mekanis  yang  disebabkan  oleh  pemanasan  pada  garis  desain  diakibatkan  oleh perbedaan antara elongasi (penguluran, pemanjangan, dan pemuaian) antara sisisisi  material  yang dipanaskan dengan sisi yang belakangnya.  Dalam penelitian ini dilakukan  pengujian  terhadap  material  mild  steel  grade  A,  dengan  standar pengujian  ASTM  E  dilakukan  pengujian  secara  fisik  dan  mekanik  dimana pengujian fisik adalah uji tarik tekuk dan kekerasan dan pengujian fisik yaitu uji struktur microscopic serta mengunakan  statistic analysis of variance  (ANOVA). Dari hasil pengujian didapatkan hasil pengujian tekuk sangat baik, dan pengujian tarik didapatkan nilai tertinggi pada spesimen  S2 A (temperatur 600° C) dengan nilai 507,11 Mpa dan yang terkecil adalah pada spesimen S1 C (temperatur 500° C) dengan nilai 464,79 Mpa. Sedangkan hasil microscopic didaptkan  presentase jumlah  perlit  paling  tinggi  74.93  %  dan  presentase  perlit  yang  paing  rendah dengan  harga  41.16  %  dari  hasil  tersebut  dapat  disimpulkan  bahwa  temperatur sedang  500°  mendapatkan  Rata-rata  jumlah  perlit  sebesar  66.51%,  Sedangkan pada  temperatur  sedang  mendapatkan  Rata-rata  49.78%  Dan  temperatur  tinggi sebesar  64.91%  .  Dari  keseluruhan  pengujian  dengan  menggunakan  ANOVA bahwa variasi temperatur pada proses  fairing  tidak mempengaruhi sifat mekanik material secara signifikan.</note>
<subject authority=""><topic>Variasi temperatur</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Proses fairing</topic></subject>
<subject authority=""><topic>mild steel grade A</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.17.13 Mun k</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200602017</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.17.13 Mun k</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2120</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-09-19 11:16:56</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-09-19 11:17:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>